BANTUL- Saat ini Prodi Muamalat tengah memasuki Semester Genap dalam pembelajaran. Pada Semester Genap, salah satu mata kuliah yang ditawarkan adalah Praktikum Bank. Praktikum Bank merupakan salah satu bentuk praktikum yang diselenggarakan oleh Program Studi Muamalat Konsentrasi Ekonomi & Perbankan Islam FAI UMY bagi mahasiswa semester VI. Bentuk praktikum yang lebih banyak melakukan praktik bank dengan metode belajar secara langsung atau simulasi sebagai stimulus bagi para mahasiswa yang dilakukan di Laboratorium Mini Banking FAI yang diberi nama “Bank Muamalat Muhammadiyah” di area  gedung perkuliahan dan perkantoran FAI Gd.F6. Lt.2 Kampus Terpadu UMY.

Dari masing masing mahasiswa setiap sesi diajak untuk berperan sebagai satu bagian dalam perbankan seperti peran yang sesungguhnya dalam perbankan syariah. Mahasiswa diharapkan memiliki kepercayaan diri yang baik dalam melayani nasabah dan mampu mengoperasionalkan software Islamic Banking Aplication, meskipun nasabahnya hanya pura-pura dan uangnya pun hanya uang mainan. Hal ini sebagai langkah positif yang terus menjadi keseriusan bagi Prodi Muamalat FAI untuk terus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami proses pelayanan dan mengetahui standar perasional perbankan dengan benar.

Pengetahuan dan pengalaman bagi calon Sumber Daya Insani (SDI) Perbankan Syariah kini sudah sepantasnya terus dikembangkan, sehingga adanya pembekalan atau persiapan yang memadai bagi mahasiswa yang menekuni ekonomi Islam dan khususnya perbankan syariah menjadi suatu keharusan, karena tanpa adanya orientasi mengenai bank syariah mahasiswa akan sulit menerawang berbagai rutinitas riil di lapangan.

Setelah mahasiswa mendapatkan beragam teori Ekonomi Islam, pemahaman perbankan syariah dan teknis operasional perbankan syariah, selanjutnya mereka diperkenalkan dengan para praktisi perbankan agar dapat bertukar pikiran dan menimba pengalaman akan luasnya medan jelajah perbankan syariah.

Selain itu semakin beratnya tantangan perbankan syariah, mahasiswa sebagai calon SDI tentu dituntut untuk menyadari daya saing yang cukup ketat telah menanti, sehingga upaya mengasah kemampuan berupa wawasan dan skill mutlak untuk digali lebih dalam lagi. (My)